ANALISIS PERAN REGULASI DAN ETIKA DALAM PENGAWASAN KOSMETIK BERBAHAYA
DOI:
https://doi.org/10.35127/kabillah.v9i2.425Keywords:
kosmetik Pemutih, Merkuri, Toksisitas, Etika Bisnis, BPOM, Kesehatan MasyarakatAbstract
Merkuri kerap digunakan dalam kosmetik pemutih wajah untuk memberikan hasil instan dalam mencerahkan kulit. Namun, penggunaan bahan ini dilarang karena toksisitasnya yang tinggi terhadap organ tubuh seperti ginjal, otak, dan saraf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan merkuri dalam produk kosmetik serta dampaknya terhadap kesehatan dan etika bisnis. Dengan metode deskriptif observasional berbasis laboratorium, ditemukan bahwa beberapa produk kosmetik pemutih wajah tanpa izin edar BPOM masih beredar di pasaran, menunjukkan adanya pelanggaran etika bisnis oleh produsen. Pengabaian terhadap regulasi kesehatan ini tidak hanya membahayakan konsumen, tetapi juga merusak kepercayaan publik. Edukasi kepada masyarakat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya merkuri dan cara memilih kosmetik yang aman, serta mendorong pelaku bisnis untuk mengutamakan etika publik dalam menjalankan usaha.
Kata kunci: kosmetik pemutih, merkuri, toksisitas, etika bisnis, BPOM, kesehatan Masyarakat.