TREN OVERCLAIM DALAM IKLAN INDUSTRI KECANTIKAN: ANALISIS ETIKA TERAPAN PADA PRODUK SKINCARE DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.35127/kabillah.v9i2.424Keywords:
Skincare Overclaim, Industry Kecantikan, Etika Terapan, Standar EtikaAbstract
Tren overclaim dalam industri kecantikan marak dilakukan dalam pemasaran produk skincare di Indonesia. Overclaim merujuk pada klaim berlebihan yang dibuat oleh produsen mengenai manfaat produk, yang sering kali tidak didukung oleh bukti ilmiah yang valid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literasi untuk menganalisis praktik pemasaran yang tidak etis ini dan dampaknya terhadap konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaim-klaim yang tidak akurat dapat menyebabkan kehilangan kepercayaan konsumen, kerugian finansial, serta efek samping negatif pada kesehatan kulit. Selain itu, jurnal ini juga membahas regulasi dan standar etika yang berlaku dalam industri kecantikan, termasuk peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam mengawasi klaim produk. Dengan mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapan etika terapan, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku industri untuk meningkatkan transparansi dan tanggung jawab sosial dalam komunikasi pemasaran mereka. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan pasar yang lebih adil dan berkelanjutan bagi konsumen di Indonesia.