KETIDAKADILAN GENDER POLEMIK PERNIKAHAN DINI DALAM NOVEL SAYA NUJOOD USIA 10 DAN JANDA KARYA NUJOOD ALI DAN DELPHINE MINUOI

Authors

  • Della Yuriza UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Inayah Rohmaniyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Keywords:

Ketidakadilan Gender, Pernikahan Dini, Nujood Ali

Abstract

Abstrak:

Pernikahan dini membuat perempuan terjerat di dalamnya dan tanpa bisa melakukan perlawanan demi kebebasan kemerdekaan pilihannya sendiri. Tujuan dari tulisan ini untuk menunjukkan bahwa konstruksi gender dan seksualitas merupakan aspek substansial untuk dapat memahami fenomena diskriminasi yang terjadi akibat pernikahan dini. Data penelitian dianalisis mengikuti analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi yang dialami Nujood terjadi dalam budaya patriarki dan berangkat dari ranah domestik. Pada keluarga Nujood, agama hanyalah salah satu faktor yang mendorong ayahnya untuk menikahkan anak perempuannya sebelum mencapai usia pubertas. Pada penelitian ini terdapat 3 hal yang dapat disimpulkan, pertama bahwa pernikahan dini terjadi sebagai wujud pelestarian tradisi dari generasi ke generasi, kedua karena faktor ekonomi yang memaksa para ayah untuk menikahkan anak perempuannya, dan ketiga anak perempuan dinikahkan secara dini demi menjaga kehormatannya dan kehormatan nama keluarganya. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan pengembangan penelitian dan sebagai bahan tambahan ketika meneliti pernikahan dini pada novel Saya Nujood Usia 10 dan Janda.

 

Abstract:

Early marriage makes a woman trapped in it and unable to resist for the freedom of her own choice. The purpose of this paper is to show that gender construction and sexuality are substantial aspects to be able to understand the phenomenon of discrimination that occurs due to early marriage. Data analysis follows descriptive analysis. The results showed that the discrimination experienced by Nujood occurred within the patriarchal culture and originated from the domestic realm. In the Nujood family, religion was just one of the factors that prompted his father to marry his daughter before reaching puberty. The study concluded three things: first, that early marriages occurred as a means of preserving traditions from generation to generation, second, because of economic factors that force fathers to marry their daughters, and three girls were married prematurely to preserve their honor and the honor of their family name. With this research, it is expected that further researchers will be able to do research development and as additional material when researching early marriages on the novel My Nojood Age 10 and Widow.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-06-16

Issue

Section

Articles