DARI MAJELIS TAKLIM KE PLATFORM DIGITAL REORIENTASI SOSIAL KEBERAGAMAAN DALAM MASYARAKAT

Authors

  • Rifki Rufaida Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang
  • Mohammad Thoyyib Madani Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang
  • Ma’rifatul Maghfiroh Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang
  • Sirojul Millah Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Keywords:

Majelis Taklim, Reorientasi Sosial, Keberagamaan

Abstract

Majelis taklim merupakan lembaga pendidikan Islam nonformal yang memiliki peran strategis dalam mentransmisikan ilmu agama, khususnya dalam pembinaan. Keagamaa di dalam masyarakat. Majelis taklim diselenggarakan hampir oleh semua lapisan masyarakat, dari masyarakat desa sampai kota, petani sampai pekerja kantoran, ibu rumah tangga sampai pejabat. Majelis taklim adalah lembaga pendidikan nonformal Islam yang memiliki peran penting dalam pembinaan moral, akhlak, dan pengetahuan keagamaan, mulai dari hal yang paling mendasar seperti tata cara beribadah, adab dalam bermasyarakat, tata cara bermuamalah hingga dalam hal perkawianan, seperti talak, waris, dan keharmonisan rumah tangga. Perkembangan teknologi informasi menghadirkan dinamika baru dalam cara masyarakat mengakses pengetahuan agama. Media sosial, aplikasi berbasis video pendek, kanal dakwah di YouTube, dan kelas keagamaan daring menyebabkan pergeseran besar dalam pola keberagamaan masyarakat. Perubahan ini bukan sekadar peralihan medium, tetapi juga memunculkan reorientasi dalam cara masyarakat menafsirkan, mempraktikkan, dan mendistribusikan pengetahuan agama. Teknologi memberikan kemudahan akses dan memperluas jangkauan penyebaran ilmu agama. Namun, tantangan terbesar tetap pada pemilihan materi yang benar dan kredibel agar tidak terjadi penyebaran informasi yang keliru. Dengan pemanfaatan yang bijak, majelis taklim di era digital bisa menjadi sarana yang efektif untuk memperdalam pemahaman agama dan memperkuat ukhuwah antar umat.  Perubahan ini bukan sekadar peralihan media, tetapi juga menggeser struktur sosial keberagamaan. Otoritas keagamaan, pola interaksi, dan cara masyarakat memahami agama mengalami reorientasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam mengenai bagaimana majelis taklim berevolusi menjadi platform digital dan dampaknya terhadap struktur sosial agama.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles