ANALISIS KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN FATIMA MERNISSI TENTANG HIJAB DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Authors

  • Mohammad Ruslan IAI Al-Khairat Pamekasan

Keywords:

Pemikiran Fatima Mernissi, Hijab, Relasi gender

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran Fatima Mernissi mengenai makna hijab melalui analisis kritis terhadap perspektifnya tentang relasi gender, agama, dan kekuasaan. Sebagai salah satu pemikir feminisme Islam kontemporer, Mernissi memberikan kritik terhadap penafsiran keagamaan yang cenderung menempatkan perempuan dalam struktur sosial yang subordinatif. Dalam perspektif Mernissi, hijab tidak semata-mata dipahami sebagai simbol pakaian atau identitas keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi sosial, budaya, dan politik yang berkaitan dengan konstruksi relasi kuasa dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap karya-karya utama Fatima Mernissi dan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Mernissi menempatkan regulasi terhadap penampilan, ruang gerak, dan posisi sosial perempuan sebagai bagian dari konstruksi kekuasaan yang dapat memengaruhi relasi gender. Mernissi juga menekankan pentingnya pembacaan kritis dan kontekstual terhadap teks-teks keagamaan guna menghasilkan pemahaman yang lebih berorientasi pada keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap otonomi perempuan. Dengan demikian, pemikiran Mernissi memberikan kontribusi penting dalam memahami hijab tidak hanya sebagai persoalan normatif-keagamaan, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang berkaitan dengan konstruksi gender, kekuasaan, dan identitas dalam masyarakat Muslim.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles